investasi

Beberapa Jenis Investasi Yang Baik Bagi Generasi Milenial

dganit-blechner.com – Untuk memulai berinvestasi, tentunya Anda harus terlebih dahulu memahami jenis-jenis investasi.

Hal ini dilakukan untuk menentukan investasi terbaik yang cocok dan sesuai dengan generasi milenial.

Ada beberapa jenis investasi yang pastinya tersedia di indonesia, antara lain :

  • Emas

Emas bisa dikatakan sebagai investasi termudah dan paling klasik. Investasi emas bisa dalam bentuk logam mulia, emas perhiasan, emas batangan dan voucher emas (emas digital).

Namun, kelemahan dari berinvestasi ini terletak pada penyimpanannya.

Disarankan untuk menyimpan investasi emas Anda menggunakan Safe Deposit Box yang disediakan oleh bank-bank tertentu.

Jika Anda tidak menggunakan layanan tersebut, Anda juga dapat melakukan penyimpanan sendiri dengan menggunakan brankas pribadi Anda untuk menghindari hal-hal yang tidak Anda inginkan.

  • Deposito

Jika Anda memiliki uang tetapi ingin menyimpannya dalam jangka waktu yang lama, Anda dapat menggunakan deposito.

Deposito berjangka sebenarnya tergolong tabungan tetapi memiliki jangka waktu tertentu berdasarkan kesepakatan dengan nasabah.

Biasanya jangka waktu setoran deposito antara 3,6 hingga 12 bulan.

Ada tiga jenis deposito yang bisa dipilih sesuai dengan kemampuan generasi milenial, yaitu deposito, sertifikat deposito, dan deposito on call.

  • Saham

Investasi saham awal adalah tanda kepemilikan dalam sebuah perusahaan. Saham itu sendiri hanya dalam bentuk lembaran kertas yang dikeluarkan oleh perusahaan sebagai tanda penyertaan modal dan persentase kepemilikan perusahaan.

Risiko dan keuntungan saham berbanding lurus, yaitu high risk dan high return.

Semakin tinggi risiko suatu saham, maka akan semakin tinggi pula keuntungan yang bisa diperoleh.

Untuk itu, jika Anda ingin mencoba berinvestasi di sini, Anda harus memiliki kemampuan untuk menganalisis jenis saham dan menganalisis ketepatan penempatan modal Anda untuk investasi.

  • Properti

Tanah dan properti lainnya dapat dikategorikan sebagai investasi klasik, karena keberadaannya telah ada sejak lama.

Berinvestasi di bidang ini cukup mudah, karena hanya dilakukan dengan sistem yang sederhana.

Jika anda ingin berinvestasi di bidang ini, tentunya anda membutuhkan modal yang cukup besar, walaupun tidak bisa dipungkiri bahwa keuntungan yang didapat juga cukup besar.

Baca Juga : Panduan Terbaik Dalam Permainan Poker Online Khususnya Bagi Pemula

  • reksadana

Reksadana adalah salah satu investasi paling populer dengan risiko paling kecil dan mudah untuk dilakukan.

Reksadana adalah tempat menghimpun dana melalui pihak lain yang akan direalisasikan menjadi surat berharga yang dapat berupa saham, obligasi atau surat-surat berharga lainnya.

Menurut bank yang menerbitkan reksadana tersebut, dana yang dibutuhkan untuk investasi ini relatif murah.

Minimal dana yang bisa di investasikan mulai dari Rp.50.000 sampai Rp.500.000.

  • Obligasi

Obligasi atau surat utang secara sederhana dapat dikatakan sebagai investasi pinjaman.

Berinvestasi dalam obligasi sama dengan memberikan pinjaman kepada pemegang obligasi.

Penerbit obligasi bisa saja memerintah ataupun korporasi.

Bentuk obligasi hampir sama dengan saham, yaitu berupa selembar kertas perjanjian yang berisi jumlah nominal dan syarat persentase bunga.

Obligasi ini memiliki jatuh tempo tertentu. Pada akhir masa perjanjian, perusahaan/negara penerbit obligasi akan mengembalikan modal pinjaman beserta bunga sebagai keuntungan pembeli obligasi.

  • Forex Trading

Perdagangan valas adalah konsep investasi dengan memperdagangkan mata uang asing.

Forex tradinig ni masih asing bagi kebanyakan orang, karena berinvestasi di bidang ini mengandung risiko yang sangat tinggi. padahal manfaatnya sama.

Keuntungan lain dari trading forex adalah adanya periode yang bisa dikategorikan pendek.

  • Valuta Asing

Kita sudah sering mendengar tentang valuta asing (valas) dalam dunia ekonomi dan keuangan.

Devisa sebenarnya adalah mata uang yang digunakan sebagai alat pembayaran dalam perdagangan internasional, seperti dolar, euro, dan pound.

Prinsip berinvestasi dalam bidang ini sebenarnya hampir sama dengan perdagangan valas, kecuali hanya mata uang yang diakui sebagai alat pembayaran perdagangan internasional saja yang diperdagangkan.

Valuta asing bisa dibeli saat harganya turun dan dijual saat harganya naik, dan selisihnya bisa menjadi keuntungan bagi investor.

Kelemahan dari jenis investasi ini adalah nilai tukar mata uang yang tidak stabil yang bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, misalnya kondisi politik ataupun sosial di suatu negara.

Jadilah Investor yang Cerdas

Hal terpenting yang perlu diketahui anda kaum milenial dalam berinvestasi adalah menjadi investor yang cerdas.

Yang artinya anda tidak perlu hanya mengikuti orang lain. Tentukanlah tujuan investasi Anda terlebih dahulu, lalu pilihlah jenis investasi yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Selain itu, untuk menghindari kerugian, anda harus bisa tetap kendalikan investasi yang sudah Anda lakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *